Glass Wool : Penanganan yang Benar

Proses produksi Serat Gelas

Glasswool dibuat dari bahan dasar kaca : silica, pasir kuarsa yang dilelehkan, dengan tekanan gaya sentrifugal lelehan ini menjadi serat-serat halus,  serat gelas halus yang kemudian mendingin dan membeku kemudian dicampur bahan perekat, dipress menjadi lapisan, kemudian disusun ataupun dipotong sesuai kebutuhan.

Cara kerja peredaman

Serat serat halus yang dipress menjadi satu lembaran ini akan membentuk banyak sekali rongga-rongga kecil. Rongga-rongga kecil (Sel) menjadi kantong udara yang terpisah satu sama lain, kantong udara yang  terpisah bersifat memperlambat transfer panas dan suara. Semakin banyak sel-sel kecil yang terdapat dalam lembaran glass wool maka transfer panas dan suara dari permukaan luar ke permukaan dalam akan semakin berkurang.

 

Ilustrasi kerja sel udara
Ilustrasi kerja sel udara

 

Cara Penanganan

Secara umum ukuran serat glasswool berkisar antara 5 – 10 micron (1 micron = 1/1000 milimeter). Namun bisa juga ditemukan partikel halus debu glasswool berukuran di bawah 3 micron, dengan ukuran di bawah 3 micron debu glasswool bisa terhirup ke dalam sistem pernafasan.

Partikel halus yang terlepas glass wool bisa menyebabkan gatal hingga iritasi pada kulit, mata dan pernafasan pada aplikator / pekerja yang tidak mempergunakan alat bantu yang memadai pada saat pemasangan.

Pergunakanlah masker pelindung pernafasan, kacamata pelindung mata, sarung tangan dan pakaian untuk menutupi sebanyak mungkin permukaan kulit supaya tidak terkena debu glasswool.

Tips pemasangan untuk meminimalisasi efek debu Glasswool terhadap kesehatan :

  • Tutupi permukaan glasswool dengan lapisan Woven Foil Laminasi untuk mengurangi partikel debu yang bisa terlepas dan terhirup.
  • Hindari glasswool dipasang di bagian yang mendapatkan getaran secara kontinu. Getaran akan membuat partikel debu terlepas dan terhirup.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s